“Lihat, ini jalan atau tempat sampah?! Habislah Anis kalau begini. Dulu zaman Pak Ahok belum pergi, ngga pernah tuh sekotor ini. Beneran, habislah Anis!” Mobil grab yang kami tumpangi baru saja meninggalkan jalanan depan stasiun Jakarta Kota. Pak sopir membuka percakapan, mungkin tanpa sadar memprovokasi penumpangnya dengan menunjukkan kinerja nyata gubernur yang sedang memimpin sekarang. Mungkin sedang bernostalgia dengan pemimpin berikutnya. Entahlah. Yang pasti, kalimat pembuka itu berhasil menunjukkan afiliasi politiknya.
Sunday, 28 October 2018
Gubernur dan Pasukan Orange DKI
| at October 28, 2018 | 1 comments“Lihat, ini jalan atau tempat sampah?! Habislah Anis kalau begini. Dulu zaman Pak Ahok belum pergi, ngga pernah tuh sekotor ini. Beneran, habislah Anis!” Mobil grab yang kami tumpangi baru saja meninggalkan jalanan depan stasiun Jakarta Kota. Pak sopir membuka percakapan, mungkin tanpa sadar memprovokasi penumpangnya dengan menunjukkan kinerja nyata gubernur yang sedang memimpin sekarang. Mungkin sedang bernostalgia dengan pemimpin berikutnya. Entahlah. Yang pasti, kalimat pembuka itu berhasil menunjukkan afiliasi politiknya.
Bus Gratis Keliling Jakarta - City Tour
| at October 28, 2018 | 0 comments![]() |
| www.jakartatraveller.com |
Kalau kamu jalan-jalan ke Jakarta, jangan lewatkan fasilitas
wisata murah meriah bahkan gratis yang disediakan oleh pemerintah. Kata orang,
hidup di Jakarta itu serba sulit. Ngga punya duit, ngga bisa hidup. Benarkah demikian?
Seorang kawan pernah bertanya, berapa biaya hidup minimal jika ingin hidup di Jakarta?
Saya hanya mampu menjawab retoris, “Tergantung gaya hidup dan caranya memandang
hidup.”
Thursday, 23 August 2018
Wednesday, 30 May 2018
Saturday, 19 May 2018
Masa Depan RCO
| at May 19, 2018 | 9 comments
Reading
Challenge ODOP atau disingkat RCO saat ini sudah masuk angkatan ke-3. Aku sudah
pernah ikut ketiganya. RCO pertama, zaman admin kece Kang Fery, Amma Na dan
Dewie DeAn. RCO kedua, zaman admin Sakifah dan Ciani Limaran. RCO ketiga ini, adminnya
duo krucil Lutfi Iyan dan Sovia. Selama ini, RCO selalu seru. Pendaftar di awal
lebih dari 50 orang, tapi yang bertahan sampai akhir hanya sepertiganya. Seru,
kan?
Friday, 18 May 2018
Diary Ramadhan #2 Semua Karena Allah
| at May 18, 2018 | 0 comments
Masih jam 10
pagi. Aku menikmati lembar demi lembar buku berjudul “Why I Became a Muslim”
karya Ian Nisbet, seorang muallaf dari Inggris yang memilih memeluk Islam
setelah perjalanan panjangnya mencari keyakinan dan ideologi yang paling logis.
Dulu, ia adalah remaja yang egosentris, menyukai music rap dan hip hop yang
banyak meyuarakan ketidakadilan sosial dan cenderung rasis. Namun hidupnya
terasa hampa, sementara keluarga dan para pendeta yang ditemuinya tak mampu memberi
penjelasan yang memuaskan logikanya dari banyak pertanyaan yang timbul tentang
agama. Buku ini bukan sekedar perjalanan spiritual penulisnya, tapi juga sebuah
proses penerimaan dan pelaksanaan ideologi yang diabadikan. Bahasanya agak
berat, membahas berbagai ideologi dan begitu banyak pertanyaan tantang politik,
kepentingan sosial, juga keyakinan dan perdebatan yang tak berujung di kalangan
pemeluk agama asalnya. Sampai ia menemukan islam, mendalaminya, kemudian
meyakininya sebagai agama paripurna. Sungguh, buku ini membawaku pada
perjalanan hidup penulisnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)




